Sunrise Bromo Yang Gagal


Mulai dari perjalanan melihat sunrise, karena cerita ini terbagi menjadi tiga melihat sunrise, bukit savana dan kawah gunung bromo. Tak terasa tinggal seminggu lagi gue berada di kota orang dan berniat untuk holiday diminggu terakhir ini karena rugi donk jauh-jauh ga bisa holiday di negeri orang hehe.

Sekitaran jam 10 malam kita berangkat dan dijemput mobil travel, dingin melanda karena sudah terbiasa hidup di daerah hangat sungguh merasa kedinginan kala itu, di mobil dapat temen baru lagi, namanya sih jangan disebutin lah ya, pokonya kita berangkat bersembilan di mobil travel yang sempit-sempitan.


Jalan yang berliku-liku membuat gue enggak tahan dan ingin muntah, memutuskan untuk tidur di dalam mobil walaupun sempit-sempitan untungnya ga muntah hehe kan tidur, namun tidur juga ga enak banget sempit-sempitan. Tips nihya ketika kalian merasakan mual mending tidurin aja deh daripada malu-maluin muntah didalam mobil.hee

Terbangun dalam tidur tiba-tiba udah sampai aja dan keluar dari mobil oh my god dinginnya bertambah lagi dari yang dingin doang ke dingin banget, gue yang hanya berpakaian sweater dan kaos lengan panjang dinginnya terasa nusuk-nusuk kulit. dan langsung melarikan diri kekamar mandi, ya biasa lah kalau kedinginan itu bawaannya kebelet kencing mulu.


Selesai itu gue dan temen-temen menuju mobil jeep dan langsung duduk didepan karena tahu banget kalau dibelakang bakal sempit-sempitan hee, yaiyalah jeep maksimal enam orang kita isi sembilan orang, namun perjalan menuju tujuan cukup jauh dan sialnya temen gue mau pindah ke depan karena dia mual dan akhirnya harus mengalah berpindah kebelakang.

Sesampai di tujuan dingin selalu datang ketika keluar dari mobil, dan ini pertama kalinya nanjak gunung malam-malam sekitaran jam setengah empat karena mungkin belum terbiasa akhirnya gue memesan minuman hangat, namun tidak ada pengaruhnya.


Lama kelamaan biasa saja tidak terasa dingin seperti awal kedatangan, sunrise pagi yang kita tunggu-tunggu telah tiba dan gamau donk ketinggalan moment yang kita tunggu-tunggu dari subuh ini, berfoto seperti orang-orang yang berfoto lainnya, namun masih belum terlihat indah.

Tetapi setelah pagi tiba gue ga menyangka banget ternyata ada yang lebih indah dari foto sunrise, gunung bromo yang di temani gunung paforit gue gunung semeru yang ada disebelahnya membuat berpindah posisi ingin berfoto denganannya.


Terbayar sudah susah payah dan kedinginan ini ketika bertemu langsung dengn sang sunrise dan  gunung bromo dipagi hari terasa puas ketika kita kedinginan yang dibayar dengan keindahan alam semesta ini, namun keasyikan berfoto di gunung bromo sunrise yang awal mau dilihat jadi dihiraukan dan kesiangan hee.

Share on Google Plus

About durahimendu.blogspot.com

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

1 komentar: