Perjalanan yang terakhir di dalam jeep ini adalah perjalanan yang paling ekstrim, iya bener sih dibilang ekstrim karena kita akan menuju gunung berapi yang masih aktif, yaitu kawah gunung bromo.
Menuju kawahnya saja kita harus
ekstra jalan kaki sekitar 2km kalau tidak salah ya, soalnya tinggi banget
disana juga disediain kuda kalau yang malas buat jalan tetapi karena ekonomi
yang semakin menipis kita berjalan kaki menuju puncaknya, karena kebersamaan
lebih nikmat daripada sendiri-sendiri.
Lelah sih berjalan kaki yang jauh
dan menanjak tinggi, karena kebersamaan kita tak merasakannya, apalagi kalau
sudah menuju puncak pasti terbayar lagi seperti keindahan yang
sebelum-sebelumnya, kaki terus melangkah debu yang menempel di badan, muka, baju
sampai tas yang tadinya bersih jadi kotor banget, ada juga yang berjualan baju
disana sampai kotor semua baju-bajunya kalau tidak dipakai plastik itu pasti
kotor banget.
memang di perjalanan kali ini kita
harus ekstra mengeluarkan semua keringat kita, kaki yang sudah pegel hati yang
sudah lelah dari subuh, dan ini yang terakhir. Perlu banyak mengeluarkan tenaga
ekstra, bukit-bukit kita sudah selesai melewatinya, dan kita harus melewati
anak tangga yang katanya sih 350 anak tangga, gue coba hitung baru 20 sudah
cape banget ga kuat bernafas lagi, tetapi mungkin kalau seperti pendaki gunung
itu sangat mudah dan kalau gue ya baru pertama kali rasanya ingin mengakhiri semua ini.
tetapi enggak sampai disitu karena suara bergemuruh sudah terdengar
sangat dekat seperti suara pesawat yang sedang lewat, gue kira pesawat tetapi
itu adalah suara gemuruh yang ada di kawah bromo tersebut, dan akhirnya terlewati sudah anak tangga yang banyak itu kita langsung melihat kawah bromo
yang banyak asapnya, mengerikan sekali.
Memang sangat mengerikan dan
kebetulan gatau kenapa gue kok takut banget ya di ketinggian enggak seperti
orang-orang, yang berjalan biasa saja, gue takut karena di samping jurang di
sampingnya lagi kawah yang menyeramkan, jalan yang sangat kecil
kesenggol sedikit pasti jatuh dan pasti bergelinding kebawah ikh pokonya
mengerikan kalau diceritain mah.
Dan tak lupa juga buat
mengabadikan moment yang harus di abadikan walau ketakutakn, gue harus terlihat
tegar seperti orang-orang, mungkin orang disana ketakutan juga, kita kan
enggak tahu, itulah perjalanan yang sangat berharga. Yang terakhir
ini perjalanan yang sangat ekstrim banget buat gue dan mungkin buat temen-temen juga.



0 komentar:
Post a Comment