Ibu Adalah Superhero

Aku yang masih lelah tidur dengan mata merem melek terdengar suara yang membuat sukar untuk tidur lagi, tengok ke dapur seorang ibu sedang memasak sendiri tanpa ada bantuan siapa pun dia terus memasak, jam menunjukan pukul 05:15 yang tadi cuma mau menengok suara apa didapur, ternyata seorang ibu, tiba-tiba dia menghampiri, langsung lari ke kamar dan tutup selimut pura-pura tidur lagi namun apa yang dilakukan ibu, dia menghampiri kamar yang disamping kamarnya dan menarik selimut, “hey nak bangun kamu belum sholat subuh” dengan menggoyangkan tubuhku yang masih terlelap tidur, “hemmm” jawab dengan mata terpejam dan niat tak mau bangun.

Ternyata ibu tau kalo aku pura-pura tidur dan dia langsung bilang, “kamu jangan pura-pura tidur nanti mau ibu siram pake air panas”, langsung beranjak dari kamar tidur mungkin ibu mau mengambil air panas yang mau disiramkan. Lalu aku bangun dengan rasa tegang dan jantung terasa berdetak kencang  takut disiram air panas, berlari kekamar mandi dan menyalakan keran terus ambil wudhu dengan air yang sangat dingin meyentuh tubuh.”brrrrrrrr dingin nya” itu yang ku lakukan saat air menyentuh tubuh.

Tiba-tiba ada suara dari belakang pintu tirai kamar mandi, kaget dan sempat takut juga lalu cepat-cepat ambil wudhunya karena tak tau itu suara apa, lalu ku buka tirai kamar mandi dan lihat siapa yang ada di didepan kamar mandi, didepan pintu aku termenung sejenak dan membayangkan siapa yang ada didepan pintu kamar mandi tepat dihadapan karena dengan rasa takut aku terdiam didepan pintu kamar mandi. Saat keluar kamar mandi ternyata seorang ibu sedang melanjutkan masaknya, dia bilang “nah bagus begitu donk solat subuh sudah ambil wudhunya cepet-cepet banget” sambil membolak-balikan nasi yang ada didepanya, “ akh ibu kirain aku ibu lagi ngambil air panas buat disiramin, biar aku bangun” sambil menggaruk-garuk kepala karena rasa malu .” oh jadi kamu kalo mau solat harus disiram air panas dulu, sholat itu sudah kewajiban nak walaupun kamu masih anak-anak tapi ibu harus mendidik kamu buat solat, ini amanah dari bapak karena ibu jarang bangetkan nyuruh kamu buat solat, selain amanah dari bapak ini juga amanah dari allah karenakan kamu titipan allah yang mesti ibu jaga dan ibu didik buat bener”.

Berpikir sejenak dengan ucapan ibu yang memang benar harus dilakukan, namanya juga masih anak-anak lalu ku hiraukan aja ucapan ibu tadi, “hehe iya ibu iya, emangnya ibu, kakak, sama bapak udah pada sholat?” menaanyakan balik ucapan ibu tadi, “udah nak ibu, kakak, sama bapak tadi sudah sholat berjamaah kamu tadi susah banget buat dibanguninnya, karena tadi ibu lihat kamu didapaur lalu ibu hampiri kamu aja kekamar padahal ibu sudah tahu kalau kamu sudah bangun makanya ibu bilang kalo kamu mau disiram air panas, kalo kamu belum bangun mah mana dengar ucapan ibu tadi”, yakh ibu mah becanda mulu nih”, dengan muka sedikit dikerutkan kebawah, “yauda sana sholat jangan ngobrol mulu”, sambil menghentikan nasi yang tadi dibulak-balik nya dan memandang kearah ku,”iya ibu” aku langsung bergegas kekamar dan lalu memakai sarung dan menggelarkan sejadah yang biasa dipakai sholat. Setelah obrolan sedikit dengan seorang ibu dan melaksanakan sholat subuh sendirian lalu aku mendoakan ibu biar dia selalu sehat dan selalu mengingatkan buat sholat.
Share on Google Plus

About durahimendu.blogspot.com

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar: